Terinspirasi sebuah status teman dalam faceboonya, tentang perbedaan dakwah pada masa Nabi Musa As dengan masa kekinian, terbesit keinginan untuk menggerakkan jari jemari agar dapat menguraikan buah pikiran.
Pada masa Nabi Musa AS, dipimpin oleh seorang super tyran yaitu Fir'aun siapapun yang menghalanginya akan dilenyapkan, bahkan hanya karena mimpi ia tega melenyapkan setiap bayi laki laki terlahir kedunia, imbasnya banyak orang tua yang kehilangan bayi laki laki mereka betapa perihnya hati para ibu yang mendapati anak laki lakinya terbunuh atas nama mimpi.
Atas dasar kewaspadaan dan serta kehati-hatian yang super terdapat seorang ibu yang merahasiakan kehamilannya, ia khawatir apabila disebarkan kemedia pada waktu itu anaknyapun menjadi korban kezhaliman sang penguasa.
Ia pun mengendap endap memasuki gua yang dijadikan tempat tinggal semantara ketika melahirkan setelah masa penantiannya tiba ia melahirkan seorang bayi laki laki yang kelak bernama MUSA, sang ibupun khawatir jika bayi lucu itu dibawa tempat tinggalnya ia khawatir akan terdengar oleh Fir'aun yang kemudian akan merenggut jiwa anaknya yang damai, lalu iapun meletakkan anaknya Musa kedalam sebuah kotak yang terapung kemudian mengalirkan kotak tersebut kealiran sungai Nil dimana aliran sungai tersebut bermuara ke komplek istana, Allah SWT menuntun sang musa kecil lewat aliran sungai yang tenang dan istri fir'aunpun terusik ketenangannya dengan tangisan sang bayi yang terpilih kemudian mengambil dan mengangkatnya sebagai anak angkat.
Berita kehadiran bayi yang terpilihpun tersebar dikompleks istana dan Fir'aun pun murka atas rayuan maut istrinya iapun ia mengalah kemudian merawat bayi yang terpilih tersebut.
Allah Menakdirkan bahwa musa kecil kelak menjadi oposisi dalam istana fir'aun iapun yang pada akhirnya menumbangkan rezim Fir'aun dengan kekuasaan-Nya, Allah menenggelamkan fir'aun beserta pasukan dilaut merah karena mereka ingkar terhadap Allah SWT.
Kemudian pada era kekinian adakah bayi yang terpilih untuk membimbing umatnya menuju jalan Allah SWT
melawan penguasa yang tiran ( jika ada ) menyerukan kebenaran secara benar dan menuntun umat kepada jalan keselamatan.
Zaman fir'aun jelas Allah menakdirkan Musa sebagai lawan bagi dirinya dalam merobohkan kezhalimann
Negeri ini membutuhkan pemuda pemuda seperti nabi Musa dan adiknya Harun kokoh dalam berakidah
dan berani mengambil sikap
Negeri ini sudah banyak kehilangan jiwa seorang pemimpin yang laki
Laki dalam ucapan Laki dalam tindakan
22.48
Unknown
Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar